Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) merupakan fakultas yang lahir dari penggabungan dua entitas akademik dengan rekam jejak yang kuat: Fakultas Kedokteran (FK) IPB yang berdiri tahun 2023, dan Departemen Gizi Masyarakat yang sebelumnya berada di bawah Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) dengan sejarah panjang sejak tahun 1963. Pembentukan FKGiz disahkan melalui naskah akademik yang disusun pada tahun 2025 sebagai wujud implementasi Arsitektur Akademik IPB 2045, dengan tujuan menghadirkan pendekatan kesehatan yang lebih holistik, integratif, dan berdaya saing global.
Sebagai fakultas gabungan, FKGiz mengelola dua rumpun pendidikan utama yang saling melengkapi. Di bidang kedokteran, fakultas ini menyelenggarakan Program Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, dengan kekhasan keilmuan pada Kedokteran Herbal — pemanfaatan kekayaan biodiversitas Indonesia, salah satu yang terbesar di dunia, untuk pengembangan obat dan terapi berbasis bahan alam. Di bidang gizi, FKGiz mewarisi reputasi Departemen Gizi yang telah mengelola program studi multistrata dari Sarjana, Magister, hingga Doktor Ilmu Gizi serta Profesi Dietisien, seluruhnya berakreditasi Unggul, dan tengah mengembangkan Profesi Nutrisionis untuk melengkapi layanan pendidikan gizi paling komprehensif di Indonesia.
Keunggulan utama FKGiz terletak pada sinergi keilmuan kedokteran dan gizi yang dibangun melalui kurikulum interdisipliner, mulai dari keterkaitan ilmu biomedis dengan metabolisme zat gizi dan imunologi, hingga kolaborasi kedokteran komunitas dengan kebijakan pangan dan gizi berbasis masyarakat. Pendekatan ini diperkuat oleh filosofi One Health serta identitas IPB sebagai kampus agro-maritim tropika, yang menempatkan keterkaitan pertanian, pangan, lingkungan, dan kesehatan sebagai fondasi pengembangan ilmu. Didukung oleh pusat-pusat riset unggulan IPB seperti Pusat Studi Biofarmaka Tropika dan ribuan publikasi biomedis terindeks internasional, FKGiz diarahkan menjadi pusat pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan dan gizi yang berbasis pertanian, kelautan, dan biosains tropika, demi mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif secara berkelanjutan.